Siapa disini yang pernah menggunakan Docker, Podman atau Kubernetes ? Sebagian dari kalian pasti merasakan kemudahan dalam menggunakan Docker dibandingkan dengan VM jika kebutuhan nya hanya untuk menjalankan program tertentu dengan sistem isolasi, namun pasti sebagian dari kalian juga merasakan bahwa kemudahan ini tidak sepenuhnya didapatkan.

Contohnya adalah ketika kalian ingin menjalankan aplikasi seperti WordPress dengan custom konfigurasi, atau PostgreSQL dengan berbagai macam tambahan extensi dan konfigurasi nya.

Untuk yang sering bermain di dunia container, pasti kalian pernah mendengar penyedia layanan container image yang lengkap seperti Bitnami atau LinuxServer, dan jika kalian coba menggunakan container image yang di distribusikan oleh layanan tersebut, sudah hampir sepenuhnya tercover, seperti cukup menulis sedikit compose.yaml, bahkan tanpa volume sudah bisa menjalankan aplikasi yang dibutuhkan.

Tapi terkadang kita butuh sesuatu tambahan, misalnya di PostgreSQL, kebanyakan dari layanan container image, hanya menyediakan aplikasi utama nya saja, tidak termasuk dengan ekstensi nya, seperti PgBouncer, pgBackrest, Citus, Patroni, dan lain sebagainya.

Untuk menambahkan fitur-fitur diatas, kalian harus cloning repositori utama nya, lalu melakukan build secara mandiri, dan ini memakan waktu cukup panjang.

Dari penyedia layanan yang sempat saya sebutkan diatas, dan sudah cukup lama menggunakan layanan tersebut, dapat disimpulkan ada beberapa masalah ketika ingin digunakan untuk production environment, yang paling terasa adalah kesulitan untuk menambahkan atau custom entrypoint, juga kesulitan mencari container yang sudah all in one kebutuhan nya.

Maka dari itu saya disini ingin memperkenalkan project baru saya yang telah digunakan di production dan sudah di uji, yaitu Containers dimana ini mirip-mirip dengan Bitnami Containers tapi sistem nya 100% open source, siapapun bisa fork, clone dan mengembangkan sendiri image container sesuai kebutuhan.

Selain itu saya sudah include beberapa ekstensi populer di setiap aplikasi atau database, dan mempermudah konfigurasi kontainer hanya mengandalkan environment variable. Saya berusaha sekeras tenaga untuk menghilangkan konfigurasi dengan sistem volume, karna ini menjadi masalah ketika kalian punya server banyak, dan perlu di mounting.

Silahkan coba, dan baca dan pelajari, dokumentasi nya ada di sini. Saya harap banyak developer yang menggunakan dan ikut serta berkontribusi dalam bentuk apapun. Saran dan bug-report juga termasuk kedalam bentuk kontribusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *